Gundam Age ep 13 menceritakan tentang dimulainya peperangan besar melawan kubu UE di benteng pertahanan Ambat. Banyak hal menarik yang diceritakan di episode kali ini, salah satunya adalah berubahnya Diva menjadi Diva Assault Landing Mode, mode yang pertama kalinya memperlihatkan meriam besar Diva, hasil teknologi AGE System.
Menambahkan tentang episode 13 yang menawan ini, misteri tentang siapa sebenarnya para UE mulai sedikit demi sedikit terkuak walaupun masih belum jelas. Menurut teori saya, para UE adalah sama seperti para Coordinator yang pernah muncul pada Gundam 00 dan memiliki kemampuan X-Rounder, sebuah kemampuan layaknya Newtype pada serial Mobile Suit Gundam.
Flit sendiri sudah mulai bisa menggunakan X-Rounder dengan sesuka hatinya, menjadikan dirinya pilot yang lebih hebat lagi dan mulai mendekati status Gundam sebagai penyelamat dunia.
Di lain pihak, pada akhir episode diperlihatkan Desil yang akan berhadapan kembali dengan Flit. Namun kali ini ia tidak sendiri, karena Yurin yang telah ditawan oleh UE pun akan dipaksa untuk membantunya. Peran Yurin sendiri sepertinya akan mirip seperti Lalah Sune. Pada Mobile Suit Gundam, Lalah Sune yang dicintai Amuro Rei mati ditangan Amuro Rei saat Lalah melindungi Char Aznabel. Kemungkinan besar oleh karena itu Yurin yang disukai oleh Flit akan tewas di tangan Flit di tengah pertarungan. Teori ini juga sudah cukup terlihat dari sequence ending song yang memperlihatkan Flit dan bayangan Yurin. Dapat diperkirakan juga, bahwa dengan event kematian Yurin, hubungan antara Flit dengan Emily akan meningkat dan menjadi lebih dekat.
So, Why Do You Have to Try To Watch Gundam AGE? Episode-episode setelah episode inilah satu alasan baik mengapa Gundam AGE patut untuk diikuti. Sampai lain kali dalam ulasan Gundam AGE berikutnya.
Sekilas melihat designnya, tidak bisa dipungkiri bahwa Diva Assault Mode memiliki kemiripan dengan MSC-07 Albion, Pegasus Class Assault Carrier yang muncul pada OVA series Gundam 0083. (Gambar di bawah)
Kemiripan ini sepertinya memang bukan semata-mata kesengajaan, namun merupakan bagian dari tribute, karena Gundam AGE sendiri merupakan tribute/ Penceritaan ulang/ Cerita masa depan dari seri Mobile Suit Gundam.
Dengan berubahnya, Diva menjadi Diva Assault Landing Mode, Diva kini memiliki meriam berenergi tinggi yang dapat menghancurkan sebuah kapal perang UE sekalipun. Pada episode 13 ini akan diperlihatkan kekuatan meriam tersebut.
Menambahkan tentang episode 13 yang menawan ini, misteri tentang siapa sebenarnya para UE mulai sedikit demi sedikit terkuak walaupun masih belum jelas. Menurut teori saya, para UE adalah sama seperti para Coordinator yang pernah muncul pada Gundam 00 dan memiliki kemampuan X-Rounder, sebuah kemampuan layaknya Newtype pada serial Mobile Suit Gundam.
Flit sendiri sudah mulai bisa menggunakan X-Rounder dengan sesuka hatinya, menjadikan dirinya pilot yang lebih hebat lagi dan mulai mendekati status Gundam sebagai penyelamat dunia.
Di lain pihak, pada akhir episode diperlihatkan Desil yang akan berhadapan kembali dengan Flit. Namun kali ini ia tidak sendiri, karena Yurin yang telah ditawan oleh UE pun akan dipaksa untuk membantunya. Peran Yurin sendiri sepertinya akan mirip seperti Lalah Sune. Pada Mobile Suit Gundam, Lalah Sune yang dicintai Amuro Rei mati ditangan Amuro Rei saat Lalah melindungi Char Aznabel. Kemungkinan besar oleh karena itu Yurin yang disukai oleh Flit akan tewas di tangan Flit di tengah pertarungan. Teori ini juga sudah cukup terlihat dari sequence ending song yang memperlihatkan Flit dan bayangan Yurin. Dapat diperkirakan juga, bahwa dengan event kematian Yurin, hubungan antara Flit dengan Emily akan meningkat dan menjadi lebih dekat.
So, Why Do You Have to Try To Watch Gundam AGE? Episode-episode setelah episode inilah satu alasan baik mengapa Gundam AGE patut untuk diikuti. Sampai lain kali dalam ulasan Gundam AGE berikutnya.



Komentar
Posting Komentar